Ayun-ayunan "permainan tradisional anak-anak Bali"

Permainan tradisional anak-anak.

Ayun-ayunan,  pernah mendengar permainan semacam ini?  Saya yakin kaum milenial seperti anda agak jarang mendengar nya, karena di era modern seperti sekarang ini di usia anak-anak sudah beralih ke permainan online, dan cenderung menghabiskan budget yang melebihi bekal sekolah yang sediakan oleh orang tua anda pasti nya, namun jauh dari harapan orang tua yaitu menjadi anak yang pintar dan bisa bersosialisasi kepada teman-teman di sekitar anda betul tidak?

Ayun-ayunan,  merupakanh  salah satu npermainan tradisional anak-anak khas Bali, disaat saya masih kecil, masih berusia taman kanak-kanak, kita sering menjumpai permainan tradisional sejenis ini, dan ini juga salah satu permainan yang sederhana namun penuh makna yaitu memberi kesempatan untuk anak-anak seusianya untuk belajar menguji adrenalin tepatnya kebranian, sebab permainan tergolong agak extreme bagi anak-anak seusianya, di samping itu permainan apapun yang bersifat tradisional tentu akan membutuhkan anggota atau anak-anak lebih dari satu untuk memainkannya, sehingga bisa di jadikan sebagai wadah untuk belajar bersosialisasi sejak dini, dan akan menghasilkan kualitas kepribadian seseorang lebih baik.

Walaupun memang kenyataannya permainan tradisional sudah di tinggalkan oleh anak-anak di jaman ini, bahkan di desa-desa sudah mulai beranjak meninggalkan permainan tradisional, saya kira lebih baik kembali memperkenalkan kepada mereka, untuk menjaga kelestarian permainan tradisional tersebut, di samping itu juga untuk mendorong anak-anak untuk berimajinasi dan bersosialisasi sejak dini, hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk membangun karakter anak sehingga anak-anak menjadi orang yang memiliki karakter yang kuat di masa depan, ketimbang memperkenalkan permainan modern sejak dini yang sudah jelas akan membunuh karakter anak-anak kita, sebagai contoh, coba bayangkan jika anak-anak sejak dini sudah bebas bergelut di game online, permainan ini sudah jelas akan membunuh karakter anak-anak kita, karena apa??  Karena permainan ini di samping tidak ada manfaatnya secara moral, sudah pasti mengajarkan anak kita untuk hidup boros dan tidak mau bersosialisasi terhadap lingkungannya, karena konsep permainan ini adalah individu.

Sedangkan permainan tradisional sudah jelas konsep nya berbeda yaitu pemainnya lebih dari satu atau bahkan bisa saja menggunakan group, contohnya seperti:
Peta umpet, kapal-kapalan, bola kasti dan lainnya, dan begitu juga dengan ayun-ayunan ini memiliki makna dan manfaat yang positif bagi anak-anak kita.

Memperkenalkan permainan modern kepada anak-anak kita memang tidak salah tetapi di usia dan waktu yang tepat. Bukan asal kasih biar tidak menangis saja, biar tidak di anggap kampungan,  dan bahkan ada beberapa orang tua yang sengaja memberikan sesuatu yang berlebihan kepada anaknya dengan alasan biar orang lain tau bahwa dia mampu (pamer) dan intinya orang semacam itu adalah pencipta cara pandang yang agak keliru menurut saya pribadi, karena itu sudah pasti akan merugikan diri kita sendiri.

Demikianlah sekilas tentang permainan tradisional anak-anak yang seharusnya menjadi alat untuk mendorong karakter anak-anak namun sudah mulai ditinggalkan, semoga artikel ini bisa menjadi mebuka fikiran-fikiran anda dan mengarahkan anak-anak untuk bermain sederhana namun memiliki manfaat yang positif terutama untuk menjaga kelestarian tradisi dan juga membentuk kekuatan karakter anak-anak kita, terimakasih.

0 Response to "Ayun-ayunan "permainan tradisional anak-anak Bali""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel