Perbedaan antara orang benar-benar miskin dengan orang yang berjiwa miskin

Perbedaan antara orang yang benar-benar miskin dengan orang yang berjiwa miskin benar-benar
jangan pernah takut miskin karena keadaan, malulah jika Anda berjiwa miskin.


IWija Negara - mental miskin adalah mental yang di warisan dari mental pemalas dan manja, kenapa demikian??
Alasannya kenapa mental miskin itu warisan dari mental pemalas karena seseorang bermental miskin adalah orang yang tidak mau bergerak sendiri untuk bertahan hidup, mereka selalu mengharapkan uluran tangan dari orang lain untuk meringankan beban hidupnya. Mereka selalu mencari alasan untuk mendukung kemalasan biar orang lain percaya, sehingga memudahkan orang lain mengulurkan bantuan kepadanya.
Salah satu contohnya adalah, seseorang yang seperti ini, intinya adalah tidak mau berusaha atau bekerja dan tidak mempunyai modal besar akan tetapi menginginkan sesuatu yang besar pula. Padahal secara logika, jika kita tidak bekerja sudah jelas kita tidak akan ada pemasukan dan pastinya kita tidak akan bisa memenuhi kebutuhan kita, apalagi keinginan kita,
•lalu bagaimana caranya? Ya jelas minta orang lain untuk memenuhi kebutuhan,
•lalu bagaimana jika orang lain tersebut tidak mau menuruti permintaannya? Sudah jelas dia akan mengamuk mengeluarkan kata-kata yang tidak berguna, bahkan parahnya seseorang yang bermental miskin semacam ini mempengaruhi temannya untuk ikut membenci kita.
•selalu mencari alasan untuk tidak melakukan apa-apa, agar kita menaruh simpati dan empati terhadap si bermental miskin ini.
Orang yang memiliki mental miskin, lebih jelek daripada orang yang memang benar-benar miskin, Orang yang benar-benar miskin adalah salah satu dari faktor nasib yang kurang beruntung, dan masih memiliki rasa malu untuk mengemis, namun berbeda dengan orang yang berjiwa miskin, orang yang berjiwa miskin pada dasarnya sebenarnya mereka secara finansial tidak kekurangan, tetapi memang jiwa nya suka meminta uluran tangan dari orang lain, bukan dari segi materi saja, namun segala hal mulai dari materi, tenaga dan lainnya.
Orang yang berjiwa miskin, tidak akan pernah merasa bersyukur atas apa yang telah mereka miliki, selalu merasa kurang, dan bahkan mereka merasa tidak mempunyai apa-apa. Tetapi orang yang benar-benar miskin, mereka selalu bersyukur atas apa yang telah mereka miliki, serta selalu mengeluh namun tidak mau berusaha untuk mencapai keinginannya.
Berbeda dengan orang yang benar-benar miskin, mereka yang ada di fase benar-benar miskin ini selalu cari cara untuk menghidupi dirinya serta keluarganya, dengan segenap kemampuan yang dimiliki, bekerja keras dan memiliki dedikasi tinggi, dan tidak jarang kita temui orang yang awalnya miskin tetapi di akhir cerita orang tersebut melejit bahkan sampai menjadi miliarder secara alami. Itu perbedaan antara orang yang berjiwa miskin dan benar-benar miskin, pilih yang mana?
Semoga artikel ini bermanfaat sebagai
Motivasi, terima kasih.

0 Response to "Perbedaan antara orang benar-benar miskin dengan orang yang berjiwa miskin"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel