Sosok seorang ibu



Sosok seorang Ibu
sosok seorang Ibu Menurut pandangan saya pribadi

I
wayan Wija Negara - apa yang terbenam di dalam fikiran anda ketika melihat kata Ibu?

Seorang Ibu dari sudut pandang saya pribadi, Ibu adalah sosok seorang perempuan yang memiliki kekuatan yang luar biasa beliau mampu bertahan hidup dan menghidupi anak-anaknya ketika sang ayah sedang sakit atau ayah sudah tiada sekalipun.

Dulu ketika saya masih berumur satu setengah tahun dan adik saya baru berumur 60 hari, ketika itu ayah saya telah mengakhiri hidupnya dan meninggalkan kami bertiga, tidak hal yang bisa menggambarkan bagaimana perasaan yang di rasakan oleh ibu saya di situasi seperti itu,

Ibu harus menggantikan peran ayah saya sebagai kepala keluarga, dan seharusnya beliau di dampingi oleh ayah saya untuk melewati kerasnya kehidupan dan bisa saja dalam situasi itu ibu saya meninggalkan kami berdua dan mencari laki-laki lain untuk menemani kehidupannya namun tidak baginya, beliau memilih untuk bertahan untuk mendampingi kami berdua.

Setelah beberapa hari upacara kematian ayah saya selesai, mulailah Ibu saya memiliki peran ganda yaitu sebagai Ibu sekaligus sebagai ayah saya, beliau memiliki tugas ganda, mulai dari mengurus saya dan adik saya, sampai bertanggung jawab untuk menafkahi kami sampai disini saya faham betapa tangguh seorang Ibu.

Seorang Ibu memiliki jiwa yang besar hal itu dapat saya lihat ketika ia mendapat masalah yang dihadapi, mulai dari masalah keluarga, kebutuhan ekonomi kami, dan termasuk hujatan-hujatan orang lain terhadap nya, beliau mampu mengatasi sendiri, dengan cara apapun, yang terpenting masalah cepat terselesaikan.

Keteguhan hati seorang Ibu tidak memiliki suami dapat diuji ketika ia mendapat godaan yang seringkali datang kepadanya, mulai dari godaan dari laki-laki hidung belang, sampai di remehkan oleh orang-orang di sekitarnya, dan bahkan tuduhan-tuduhan yang tidak jelas mengarah ke ibu saya, namun beliau mampu bertahan dan mempertahankan hak hidup kami.

Seorang Ibu selalu berpesan tentang kebaikan kepada anak-anaknya, Budi pekerti yang baik, teringat akan satu pesan yang disampaikan oleh Ibu saya dahulu ketika ada seorang yang jahat terhadap kami berdua, ketika itu saya dan adik saya bermain di jalanan dengan mainan motor-motoran kayu, waktu itu sehabis hujan di sore hari, ketika itu, saya sedang asyik bermain, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri kami dengan nada tinggi dan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan meludahi kami, kamipun pulang dan menceritakan kejadian itu kepada ibu, dan beliau berpesan kepada kami " jika ada orang yang melempar kalian dengan kotoran, balas lah kotoran itu dengan bunga" saya tidak mengerti apa maksudnya kalimat itu waktu itu, namun setelah saya menginjak usia dewasa saya ingat dan mengerti apa maksudnya kalimat yang pernah Ibu saya katakan dan bahkan sampai saat ini kejadian dan kalimat tersebut selalu melekat di hati saya.

Bahwa kejahatan tidak harus di balas dengan kejahatan pula, jika tidak mampu membalas kejahatan yang pernah seseorang lakukan dengan kebaikan, cukup berterima kasihlah kepadanya, karena kejahatan seseorang secara tidak langsung akan menjadi perubahan besar di dalam kehidupan kita kelak
Dan semua itu memang benar adanya, kata-kata seseorang yang terdengar kotor dan menyakiti hati kita jika di cerna ketenangan jiwa dan mengambil sisi positifnya secara otomatis akan menghasilkan perubahan besar dan positif pula. Karena di dalamnya terdapat rasa jengah dan pembuktian bukan dendam.

Ibu adalah seseorang yang tulus mencintai anak-anaknya, dalam situasi apapun seorang Ibu selalu ingat dan mengutamakan kepentingan anak-anaknya, tanpa mengharapkan imbalan dari apa yang telah beliau lakukan untuk anak-anaknya di masa lalu, jika Anda masih memiliki Ibu, jangan pernah menelantarkan ibumu, apapun itu alasannya, kita bersyukur bisa membalas jasa yang telah beliau lakukan untuk kita, jika Anda masih memiliki Ibu bersyukurlah, karena Tuhan memberikan kita kesempatan untuk membalas jasa dan perjuangan ibu kita di masa lalu mulai dari mengantarkan kita melihat dunia lewat kelahiran, menemani kita dari baru lahir sampai sekarang ini beliau masih tetap bersama kita, serta mendengarkan keluh kesah dan memberi solusi ketika kita sedang ada masalah,

Demikianlah sedikit cerita tentang seorang Ibu Menurut pandangan saya pribadi, semoga artikel ini bermanfaat.

0 Response to "Sosok seorang ibu "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel